Minggu ini masuk ke minggu ke 11, kehamilan anak pertama kami (halah),hehehe,…
Hey, have i told you that i’m Mrs. Dewantoro now
Having said that, i -then- had passed the stages of lamaran – berantem – nyiapin nikah – berantem – nikah – …
hehehe, don’t put too much attention on the “berantem” part
Just tryin to say that i’ve gone through all that magical moment, Subhanallah, Alhamdulillah,…
Talkin about another magical moment, it would be now,…
The time when i conceive, like now,…
Alhamdulillah,… Kadang-kadang masih suka amazed sendiri aja,…. Bisa dipercaya buat mengandung, Insya Allah nantinya, mengurus, membesarkan, dan yang paling berat adalah tanggung jawab mendidik,…
padahal kelakuan kami -aku dan kakang- masih kaya kucing garong, hehehe,…
semoga dengan semua ini, akan menjadi katalisator buat perbaikan kami [ ya semuanyaaa] amiiin
oya, balik lagi ke usia kehamilan,… jadi ya, minggu ini, kehamilanku masuk minggu ke-11,…
kemarin, aku sama kakang, kontrol ke dua kalinya ke dokter Meutia di RS. Hermina Depok,…
seperti biasa, ketika masuk ke ruangan, dokter cantik itu mengucapkan salam, “Assalamualaikum, gimana kabarnya Ibu”,…
I replied, “Alhamdulillah baik”, sambil tak lupa menyunggingkan senyum, biar ngga kalah sama dokternya, abis dokternya cantik banget si
Dokternya lalu bertanya lagi “Gimana Bu, ada keluhan apa?”
“Paling mual aja dokter”, kataku
“Gapapa Bu, mual juga berat badannnya naik”, kata dokter Meutia lagi,..
denngxsj, iya deh dokter aku gendut dalam hati, hehe sensi gitu
Aku melanjutkan, “Iya dok abis setiap mual, saya paksain makan, biar ngga tambah mual”,…
“Iya Bu, harus gitu, perut ngga boleh kosong”, kata dokter Meutia lagi,…
Oyeah, cocok nih sama dokter soal makanan, hehehe, dasar wee tukang makan, sama kaya calon tante yang ngga bisa liat dedek karena mesti ke Jepang lagi September nanti, iya kan Ti? hehehe,…
akhirnya dokter Meutia melakukan pemeriksaan selanjutnya, “Ayo Bu, kita periksa”,…
aku pun mengikuti dokter ke ruang USG,… setelah disiapkan, dokter pun memonitor perutku lewat USG,…
Dokter lalu memanggil Kakang di ruang sebelah yang terpisah tirai kain, “Bapak, mau liat Pa?”
Kakang pun datang, dan kami bersama melihat janin yang ada di perutku,…
Ketika dokter sedang menggerak-gerakkan alat USG, semakin terlihat jelas gambar bayi kami,…
Aku hanya bisa berkata, “Subhanallah, Ya Allah dokter,…”
selagi dokter terus menjelaskan, tak terasa air mataku menetes satu-satu,…
sudah terlihat bentuk kepalanya, sepasang tangan & kakinya,…. subhanallah, gambar USG tadi, it’s still very vivid on mind, i even cry now, again,… keharuan itu begitu nyata,…
Subhanallah, Subhanallah,… Aku ta bisa berkata lagi,…
Dedek, Ibu ngga bisa berhenti nangis ni,…
Ibu sama Ayah sayang banget sama Dedek,…
Terima kasih untuk semua anugerah yang tak ternilai ini ya Allah,… Mampukan kami menjaga amanah ini ya Allah, mampukan kami mendidik & menjaganya dengan baik, Amin,…